Kabar

Bakal Ada Ekspo Inovasi dan Teknologi Muhammadiyah di De Tjolomadoe, Tuh

De Tjolomadeo
Bambang Sukoco memaparkan beberapa kegiatan pendukung Muktamar ke-84 Muhammadiyah dan Aisyiyah.

TASIKMU.COM–Di De Tjolomadoe bakal ada Ekspo Inovasi dan Teknologi Muhammadiyah. Nanti, November, bertepatan dengan Muktamar ke-84 Muhammadiyah dan Aisyiyah.

De Tjolomadoe sendiri merupakan bangunan peninggalan Belanda. Bekas pabrik gula. Terletak di Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Kota Solo.

Adapun Ekspo Inovasi dan Teknologi Muhammadiyah akan berlangsung Kamis-Senin (17-21/11/2022). Sejak sebelum hingga sesudah muktamar.

“Kita memilih De Tjolomadoe karena selain secara geografis sangat dekat dengan UMS, hanya sekitar 2,5 km, juga karena De Tjolomadoe bakal jadi salah satu pusat penggembira,” terang Sekretaris Panitia Penerima Muktamar, Bambang Sukoco.

Adapun secara filosofis, De Tjolomadoe sebagai salah satu tempat peradaban ekonomi pada zamannya. Yaitu pabrik gula sebagai gambaran pusat industri. Hal serupa akan tampak pada saat muktamar, di tempat yang sama.

“Muhammadiyah juga kan tidak terlepas dari peradaban ekonomi. Kiai Dahlan menggandeng kaum saudagar untuk menghidupkan Muhammadiyah. Jadi, memilih De Tjolomadoe sangat tepat,” lanjut Bambang Sukoco.

Di pihak lain, Koodinator Bazaar dan Ekspo, Zainuddin Ahpandi mengemukakan bahwa Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah kali ini membawa tiga hal yang baru. Karena bakal ada Ekspo Virtual juga.

“Harapan kami bisa terlaksana dengan baik sesuai perencanaan. Mudah-mudahan bisa berlanjut pada Muktamar selanjutnya. Kami sediakan sebanyak 609 stand. Untuk pendaftarannya secara online,” ujar Zainuddin.

Dari 609 stand yang tersedia, sebanyak 500 stand di antaranya untuk Muktamar Fair. Sisanya, 109 stand untuk Ekspo Inovasi dan Teknologi Muhammadiyah. Siapa pun boleh mendaftarkan diri sebagai pengisi stand, tidak harus warga Muhammadiyah.

“Sejauh ini para peminat sangat antusias. Belum buka pendaftaran saja sudah aya yang mau daftat sekitar 300 orang. Ini luar biasa antusiasnya,” tandad Zainuddin.

Sementara panitia Muktamar Fair dan Ekspo Inovasi serta Teknologi Muhammadiyah, Budi Nugroho memgatakan muktamar identik dengan bazaar. Tanpa bazaar, muktamar terasa hambar.

“Sekarang istilahnya Muktamar Fair. Kami ingin ada brand baru bagi para muktamirin. Karena ini ajang bagi industri kreatif warga Muhammadiyah dari berbagai daerah Indonesia untuk unjuk gigi. Jadi produktivitas industri kreatif terus tumbuh,” ungkap Bambang.

Muktamar Fair juga ada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMS. Penyelenggaranya Aisyiyah. Jadi ada dua lokasi Muktamar Fair. Bedanya, di FEB UMS di bawah pengelolaan Pimpinan Pusat Aisyiyah.

Citizen Journalism

Komentari

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tren

Laman ini didedikasikan untuk warga net mengedepankan kedekatan. Terbuka untuk terlibat menuangkan gagasan ke dalam tulisan dan mewartakan aktivitas lapangan sejalan dengan kaidah jurnalistik.

SIlakan bergabung.

Kontak kami

Alamat: Jl. Kalawagar Singaparna Tasikmalaya
Telefon: (+62) 01234-5678
Email: redaksi@tasikmu.com

Copyright © 2019 TASIKMU | MVP | powered by Wordpress.

Ke Atas